midah zone

lihat segalanya lebih dekat...

Australian University International Student Scholarships 2012

Applications are Open for Australian University International Postgraduate Research Scholarships (IPRS)
Open for International Students: Yes
Application Deadline: 02/03/2012

Applications are Open for Australian University International Postgraduate Research Scholarships (IPRS)

Open for International Students: Yes

Application Deadline: 02/03/2012

Applications are invited from suitably qualified international students for scholarships to undertake the degree of Master by Research or Doctor of Philosophy at The University of Western Australia. Application for a scholarship is also an application for admission to the University.

The purpose of the IPRS and the UWA SIRF scheme is to attract top quality international postgraduate students to areas in which the University has specialised research strengths and to support Australia’s research effort. Successful applicants can expect to become members of a research team working under the direction of senior researchers and in an area which has attracted external resources.

These scholarships cover International Tuition Fees for up to four (4) years, as well as Overseas Student Health Cover. Successful applicants may also be awarded a full living allowance scholarship.

Available in the IPRS/SIRF second application round for 2012. Applications will be assessed after the closing date. Scholarships can commence from 1 July 2012.

Eligibility:

Applications for international postgraduate research scholarships at UWA are rated according to the following criteria: (a) Academic achievement; (b) English language achievement; (c) Research training achievement; and (d) Proposed research environment.

Allocation of scholarships is the outcome of a competitive ranking and selection process in which applications are scored and ranked by Schools, Faculties and the University Scholarships Committee, according to these common criteria and on the basis of evidence provided.

Conditions

How to apply

Further Scholarship Information and Application

http://scholarship-positions.com

Kota Mekkah Adalah Pusat Dari Planet Bumi


Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”
tambahan dari agan’
Jawabannya ada di Al-Qur’an:
“Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu” (Q.S 13:2).
Keajaiban ka’bah
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.



Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub











Hajar Aswad

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Sabda Rasulullah:
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda :
“Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam” 
sumber : riangold.wordpress.com

Mathematics Alympiad - Revolusi Kompetisi Matematika

Berawal dari mendapatkan mata kuliah Problem Solving yang diajarkan oleh Pak Ucup. Pada mata kuliah tesebut, kami membahas soal-soal matematika dalam berbagai masalah, hingga akhirnya muncullah kata Alympiad. Tentunya, saya dan teman-teman bertanya apa sih Alympiade itu? Kemudian sedikit diperjelas saat mata kuliah ICT (Information Communication and Technology) yang dibawakan oleh Prof. Zulkardi, beliau memperkenalkan sebuah website tentang Alympiad. Hmm, saya jadi makin penasaran apa sih Alympiad itu?? Saya memperoleh sedikit banyak gambaran mengenai Alympiad saat membaca sebuah tulisan dari senior yang sedang menempuh studi di Belanda. Berikut cerita dan penjelasannya.

Ketika pertama kali mendengar kata Alympiad, teman sebelah saya berbisik, “Alympiad itu apa?”. Saya kemudian berkelakar bahwa Alympiad adalah kompetisi untuk orang-orang alim. Saya lantas tertawa karena teman saya menganggap serius apa yang saya katakan. Saya kemudian berbisik, “kita ikuti saja penjelasan sesi kali ini”. Sebenarnya saya sedikit bisa menebak bahwa Alympiad pasti tidak jauh-jauh dari kompetisi matematika, tapi jelas saya belum punya gambaran jelas saat hari keempat sesi Summer School mengusung tema tersebut. Jika ada yang belum tahu tentang Summer School 2011 yang saya ikuti, bisa menengok sejenak ke sini.
Sesi hari itu difasilitasi oleh Dede de Haan dan Monica Wijers. Sebagai staf dari Freudhental Institute (FI), beliau berdua terlibat dalam beberapa proyek terutama terkait dengan problem solving. Selain itu, mereka juga terlibat langsung dalam Alympiad yang akan kita bahas kali ini. Lebih istimewa lagi, Dede de Haan juga terlibat dalam proyek pengembangan PMRI di Indonesia. Profil lengkap mereka bisa dijenguk disini dan disitu.

Alympiade?
Mathematics Alympiade merupakan salah satu kompetisi matematika yang diadakan oleh FI di Belanda. Kompetisi ini diperuntukkan bagi siswa kelas menengah akhir (sekitar 16 – 18 tahun) yang mengambil matematika A (Wiskunde A) sebagai subjek matematika mereka.
Apa itu matematika A? Begini ceritanya, sekolah menengah di Belanda menyediakan dua pilihan subyek matematika yakni Wiskunde A dan Wiskunde B. Subyek pertama diperuntukkan bagi siswa yang bersiap melanjutkan studi dalam bidang sosial atau ilmu ekonomi. Sedangkan matematika B diperuntukkan bagi siswa dengan konsentrasi teknik, sains, dan matematika. Domain utama matematika A adalah matematika diskrit, statistik, dan probabilitas, sedangkan matematika B lebih fokus kepada kalkulus.
Perbedaan utama antara kedua subyek matematika sebenernya lebih ke arah segi filosofis dan tipe problem yang dipelajari siswa. Matematika A menawarkan sisi aplikasi dimana siswa dengan konsentrasi ilmu sosial tetap membutuhkan matematika sebagai penunjang dalam tingkat tertentu. Dengan demikian, fokus pembelajarannya akan terpusat pada aplikasi dan pemodelan matematika. Selain itu, proses pemecahan masalah juga mendapat perhatian lebih dibandingkan hasil atau solusi sebuah masalah.
Berdasarkan karakter matematika A inilah digagas sebuah kompetisi. Nama Alympiad sendiri merupakan akronim dari Wiskunde A dan Olympiad, hasilnya menjadi A-lympiad. Kompetisi ini dimulai sejak tahun 1989 dan diselenggarakan oleh Mathematics Alympiad Committee yang merupakan bagian dari FI. Komite yang terdiri dari ahli pengembang kurikulum, guru, dan matematikawan bekerja sama untuk merancang problem solving task, mengorganisasi lomba dan menilai kualitas hasil pekerjaan siswa saat babak final.
Kompetisi ini terdiri dari dua babak, yaitu babak penyisihan di tingkat sekolah dan babak final. Babak penyisihan diadakan di setiap sekolah yang berpastisipasi. Setiap tim ditutuntut untuk menyelesaikan satu masalah dan membuat laporan yang terdiri dari penjelasan masalah, strategi yang digunakan, solusi dan argumentasi. Soal didistribusikan ke sekolah pukul 09.00 pagi dan makalah harus diselesaikan sebelum pukul 16.00. Pihak sekolah dipersilahkan mengirim makalah terbaik (maksimal 3 makalah) untuk memperebutkan 12 tiket menuju babak final. Guru di sekolah partisipan juga dilibatkan dalam proses penilaian makalah di tingkat babak penyisihan. Adapun di babak final, 12 tim akan bergabung dalam forum semacam konferensi (biasanya diselenggarakan di villa) saat akhir pekan. Mereka akan diberi tugas dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi dan diberikan waktu mulai dari hari Jum’at pukul 11.00 hingga Sabtu keesokan harinya pukul 13.00. Selain makalah, mereka juga akan diminta untuk mempresentasikan makalah mereka.

Partisipan
Mathematics Alympiad awalnya diselenggarakan untuk sekolah-sekolah di Belanda. Namun sejak tahun 1995, beberapa sekolah di Denmark turut menjadi peserta. Beberapa tahun belakangan, Netherlands Antilles dan Aruba juga berpartisipasi dalam kompetisi ini. Jerman, Kepulauan Belanda di Karibia dan Iran (sejak 2009) menyusul pula mengirimkan tim terbaik mereka untuk babak final. Saya jadi berangan ada sekolah di Indonesia turut ikut serta suatu saat nanti.

Adakah yang tertantang untuk ikut? Silahkan bersiap karena babak penyisihan tahun ini akan diadakan pada tanggal 18 November 2011.

The Problem Solving task
Sesi workshop yang saya ikuti hari itu tidak hanya mendengar penjelasan tentang Alympiad. Para peserta Summer School ditantang untuk mencoba sendiri soal yang diujikan dalam Alympiad. Tema soal yang kami kerjakan adalah Elevator. Soal tersebut diadaptasi dari soal babak penyisihan tahun 1995/1996. Kami hanya diminta menyelesaikan 2 dari pertanyaan dan membuat poster untuk presentasi. Silahkan cek soal disini.

Saya mendapatkan pengalaman yang mengesankan dalam memecahkan masalah tersebut. Bahkan bagi saya, tingkat kompleksitas soal sangat tinggi. Kita dituntut untuk mengembangkan model sendiri dan mencari alternatif lain dalam menyelesaikannya. Bagi yang menyukai tantangan dan penasaran soal macam apa yang diberikan kepada peserta Alympiad silahkan langsung menuju ke sini.
Sesi workshop diakhiri dengan pembahasan kriteria penilaian untuk open-ended problem semacam ini. Secara khusus, peserta Summer School diminta mengemukakan ide mereka tentang kriteria penilaian makalah Alympiad. Hasil daftar kriteria lantas dibandingkan dengan rumusan kriteria komite Alympiad. Ternyata hasilnya tidak jauh berbeda, dan hari itu saya belajar memecahkan masalah dan merumuskan kriteria peniliannya. Menarik bukan?
Mengapa saya sebut revolusi?
Mungkin diantara pembaca ada yang merasa berlebihan dengan pemilihan kata revolusi. Bagi saya tidak. Saya mencoba merfleksi kompetisi matematika yang ada di dunia pendidikan Indonesia. Sejak dari tingkat sekolah dasar, kompetisi yang diadakan sering kali melibatkan penyelesaian soal formal matematika.
Saya hanya ingin mengusulkan satu hal kepada panitia penyelenggara kompetisi, terutama kepada para penerus di almamater saya. Revolusi sebuah kompetisi matematika tidak hanya tentang perluasan skala lomba, tetapi juga merevolusi aspek yang lain. Aspek yang mungkin bisa memberikan kontribusi pada penyebaran PMRI. Saya hanya berangan bahwa soal kompetisi bagi siswa SD bisa diperkaya dengan konteks dan bersifat open-ended. Kebutuhan bersaing bisa jadi memicu para guru di sekolah untuk memperkaya pembelajarannya dengan masalah kontekstual sebagai starting point. Dari angan kecil ini, bukan tidak mungkin jika suatu hari calon penerus bangsa kita menjadi terbiasa mematimatisasi realitas dan mengembangkan pengetahuan matematika mereka dari sana. Jika saat itu tiba, kita akan menjadi bagian dari roda revolusi pendidikan matematika yang sesungguhnya.

*afatsa.wordpress.com*





Lihat Segalanya Lebih Dekat

Ciptaan Allah dan The Golden Ratio


Golden Section juga dikenal dengan nama The Golden Mean, Golden Ratio, dan Divine Proportion (The Golden Section). Dijabarkan sebagai sebuah rasio yang berasal dari huruf Yunani : phi Op), rasio the golden mean sama dengan atau mendekati bilangan 1.618033988749895 or (1+'q5)/2 (The Golden Mean, MathSoft Constants) yang termasuk di dalamnya satu set konstruksi geometrik untuk memisahkan satu ruas garis menjadi banyak bagian dimana nilai rasio/perbandingan garis yang panjang berbanding total panjang garis sama dengan atau mendekati nilai perbandingan dari garis yang pendek berbanding dengan garis yang panjang (The Golden Section).
The Golden Mean sebagai sebuah rasio/perbandingan kompleks yang berasal dari huruf Yunani phi ((p) menggambarkan satu set figur geometrik yang termasuk di dalamnya ; garis, segiempat, dan spiral. Figur-figur tersebut jika digambar sesuai dengan the Divine proportion dianggap sebagai bentuk yang sempurna dan paling memuaskan secara estetis. The Golden Section telah digunakan sejak jaman klasik dalam berbagai penerapan termasuk dalam bidang seni, arsitektur, dan spiritual karena pendekatannya terkait dengan hal yang bersifat ideal dan tentunya menyentuh sisi-sisi ketuhanan sebagai sesuatu yang absolut.
Angka Fibonacci

0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, …
Angka Fibonacci memiliki satu sifat menarik. Jika Anda membagi satu angka dalam deret tersebut dengan angka sebelumnya, akan Anda dapatkan sebuah angka hasil pembagian yang besarnya sangat mendekati satu sama lain. Nyatanya, angka ini bernilai tetap setelah angka ke-13 dalam deret tersebut. Angka ini dikenal sebagai "golden ratio" atau "rasio emas".
GOLDEN RATIO (RASIO EMAS) = 1,618
233 / 144 = 1,618
377 / 233 = 1,618
610 / 377 = 1,618
987 / 610 = 1,618
1597 / 987 = 1,618

Anda akan melihat betapa hebat Allah dalam presentasi ini, dan ini menyajikan bukti-bukti tentang keberadaan Allah.
Semua ciptaan di alam semesta ini mengikuti rasio ilahi ini.

- Jarak antara ujung jari dan siku / jarak antara pergelangan tangan dan siku = 1. 618
- Jarak antara pusar dan bagian atas kepala / jarak antara garis bahu dan bagian atas kepala = 1. 618.
- Jarak antara pusar dan lutut / jarak antara lutut dan ujung kaki = 1. 618.

Bahkan kaki Anda juga menunjukkan phi. Kaki memiliki beberapa proporsi berdasarkan garis phi, termasuk: bagian tengah lengkungan kaki dan telapak kaki; bagian dasar garis dan ujung jempol kaki; bagian atas garis ujung dan bagian bawah jalur riwayat kaki.
Jari-jari kita memiliki tiga ruas. Proporsi dari dua bagian jari dengan panjang jalur riwayat juga menunjukkan rasio emas. Anda juga dapat melihat bahwa proporsi jari tengah terhadap jari kelingking merupakan rasio emas pula.
Wajah Manusia
Total lebar dua gigi depan pada rahang atas dibagi dengan tingginya menghasilkan rasio emas. Lebar gigi pertama dari tengah dibandingkan gigi kedua juga menghasilkan rasio emas.
Allah berfirman dalam Alquran: “Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang. Dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu." (QS. Al-Infitar, 7-8)
Panjang wajah / lebar wajah = 1,681
Panjang mulut / lebar hidung = 1,681
Lebar hidung / jarak antara lubang hidung = 1,681
Jarak antara pupil / jarak antara alis = 1,681
Jarak antara garis bahu dan ujung atas kepala / panjang kepala = 1. 618
Paru-paru
Salah satu fitur dari jaringan bronkia yang membentuk paru-paru adalah bentuknya yang asimetris. Sebagai contoh, tenggorokan terbagi menjadi dua bronkus utama, yang pertama panjang (di sebelah kiri) dan yang kedua pendek (di sebelah kanan). Percabangan asimetris ini terus berlanjut ke subdivisi berikutnya dari bronki. Itu dipastikan bahwa pada seluruh percabangan ini proporsi bronkus pendek ke panjang selalu 1/1.618.
Spiral
Sebuah persegi panjang yang perbandingan panjang sisi-sisinya sama dengan rasio emas dikenal sebagai "persegi panjang emas." Sebuah persegi panjang yang panjang dan lebarnya masing-masing berukuran 1,618 dan 1 satuan panjang adalah persegi panjang emas. Mari kita letakkan sebuah bujur sangkar di sepanjang sisi lebar dari persegi panjang ini dan menggambar seperempat lingkaran yang menghubungkan dua sudut dari bujur sangkar ini. Kemudian, kita gambar satu bujur sangkar lagi dan seperempat lingkaran pada sisi yang selebihnya dan melakukan hal demikian pada seluruh persegi panjang yang ada pada persegi panjang utama. Jika Anda melakukan hal ini, pada akhirnya Anda akan mendapatkan sebuah spiral.
Pakar keindahan asal Inggris William Charlton menjelaskan bagaimana orang-orang menyukai bentuk spiral dan telah menggunakannya selama ribuan tahun. Ia menyatakan bahwa kita menyukai bentuk spiral karena penglihatan kita dapat dengan mudah mengikuti bentuk tersebut.
Spiral yang didasarkan pada rasio emas memiliki rancangan paling tak tertandingi yang dapat Anda temukan di alam. Sejumlah contoh pertama yang dapat kita berikan adalah susunan spiral pada bunga matahari dan buah cemara. Bentuk-bentuk lengkung spiral ini senantiasa sama dan bentuk dasarnya tidak pernah berubah berapapun ukurannya. Tidak ada bentuk mana pun dalam matematika yang memiliki sifat ini.
Rasio Emas pada DNA
Molekul yang mengandung informasi tentang seluruh sifat-sifat fisik makhluk hidup juga telah diciptakan dalam bentuk yang didasarkan pada rasio emas. Molekul DNA, cetak biru kehidupan, didasarkan pada rasio emas. DNA tersusun atas dua rantai heliks tegaklurus yang saling berjalinan. Panjang lengkungan pada setiap rantai heliks ini adalah 34 angstroms dan lebarnya 21 angstroms. (1 angstrom adalah seperseratus juta sentimeter.) 21 dan 34 adalah dua angka Fibonacci yang berurutan.
Rasio Emas pada Makkah dan Ka’bah
Al-Qur’an memberi isyarat tentang hubungan antara Kota Makkah dan Golden Ratio, yaitu di dalam Surah Ali Imran ayat 96. Jumlah total semua huruf dari ayat ini adalah 47. Menghitung Golden Ratio dari total surat, kata Makkah tersirat : 47/1.618 = 29,0. Terdapat 29 surat-surat dari awal sampai ayat kata, Makkah seperti dalam peta dunia. Jika hanya satu kata atau huruf yang hilang, rasio ini tidak pernah bisa dipakai. Kita menyaksikan koherensi sejumlah surat yang mengungkapkan hubungan antara Mekah dan Golden Ratio.
Penemuan mengenai hubungan antara Golden Ratio, Mekkah, Ka’bah dan Qur’an telah meningkat dari hari ke hari. Pada gambar, itu menunjukkan bahwa pengukuran dengan rasio emas kompas yang juga dikenal sebagai Kompas Leonardo, membuktikan bahwa kota Mekah terletak di Golden Ratio Point of Saudi sementara Ka’bah terletak di Mekah Golden Ratio City. Menurut perhitungan probabilitas, semua bukti ini tidak dapat insidentil (terjadi secara kebetulan).
By. Dr. Mohamad Daudah

Gambar - gambar golden ratio lainnya :
































Lihat Segalanya Lebih Dekat

Cara Mudah Mengasah Daya Pikir



Selain mengonsumsi makanan sehat, mengolah raga secara teratur, dan mengelola stres, beberapa kegiatan ringan berikut ini bisa dilakukan untuk menajamkan otak.

- Bernapas dalam
Tarik napas melalui hidung dan bawa udara ke dalam paru-paru. Semakin banyak oksigen masuk ke aliran darah dan otak, akan meningkatkan performa otak. Juga membuat Anda lebih rileks dan berpikir jernih.

- Meditasi
Regangkan otot-otot tubuh sebentar, lalu biarkan rileks. Cobalah duduk, tutup mata, dan pusatkan perhatian pada pernapasan saja. Meditasi ringan selama 5-10 menit ini juga dapat membantu Anda untuk menyiapkan daya pikir melakukan tugas terbaiknya.

- Menyanyi
Saat macet dan Anda sendirian di mobil, cobalah bernyanyi. Ini cara gampang melatih otak kanan sehingga Anda lebih efektif dalam memecahkan masalah.

- Menulis
Ini cara mengatakan kepada memori tentang hal-hal terpenting sehingga Anda mudah menariknya kembali di masa yang akan datang. Cara ini juga untuk menjernihkan pikiran, melatih kreativitas, dan kemampuan analitis.
Menulis akan membantu mengalirkan darah beroksigen ke otak yang bertanggung jawab pada daya ingat. Tulisan bisa dalam bentuk catatan harian, jurnal, puisi, cerita, dalam buku khusus, atau dengan membuat blog.

- Tertawa
Hormon endorfin akan terlepas ketika Anda tertawa, dan ini bisa menurunkan kadar stres. Tentu saja ini akan menjaga kesehatan otak. Kondisi tersebut selanjutnya membuat Anda cenderung lebih terbuka terhadap ide-ide mutakhir.

- Bermain
Menyenangkan diri dengan game akan merangsang otak, sehingga tercipta koneksi-koneksi baru dan sel-sel baru pun bertumbuhan. Yang dianjurkan adalah permainan intelektual yang melibatkan koordinasi mata dan tangan. Sebuah studi mengungkapkan bahwa permainan kartu, seperti solitaire, dan sejenisnya bisa membantu menunda kepikunan.

- Atur suhu
Banyak orang bisa berpikir produktif pada suhu tertentu. Terlalu dingin atau terlalu panas bisa mengganggu konsentrasi. Pastikan temperatur yang kondusif bagi Anda.

- Pelajari bahasa
Mempelajari bahasa baru bisa menghambat penurunan fungsi otak yang terkait usia. Ini akan memperkenalkan kepada otak tentang konsep baru dan cara pandang baru.

- Membaca cepat Kalau Anda mampu membaca cepat berarti lebih banyak lagi informasi yang diserap dalam waktu lebih singkat. Ini juga olahraga otak yang sangat baik.

- Teman imajiner
Ngobrol dengan suatu karakter dalam pikiran Anda dan mendapat saran darinya, bisa menjadi cara untuk memancing informasi dari pikiran bawah sadar Anda. Bayangkan Anda berdiskusi dengan orang-orang yang memiliki banyak pengetahuan sesuai dengan yang Anda perlukan, misalnya Bill Gates atau Stephen Hawking.


*kompashealth*

Cari

Quote


Human beings everywhere and throughout time have used mathematics ~ Bishop * Mathematics is a human activity


Mengenai Saya

Foto saya
Kediri - Ngawi - Palu - Surabaya - Palembang- Malang, Indonesia

TRANSLATOR

Kamus Bahasa Indonesia


Rumah dijual

Current Time

Blog Archive

Komentar

Followers

Pengunjung Hari Ini

Top  blogs
Find this blog in the education blogs directory
back to top